Sabtu, 22 September 2012

use case diagram

DIAGRAM USE CASE


Use Case adalah fungsionalitas atau persyaratan-persyaratan sistem yang harus dipenuhi oleh sistem yang akan dikembangkan tersebut menurut pandangan pemakai sistem. Diagram use case menyajikan interaksi antara use case dan aktor dalam sistem yang harus dipenuhi oleh sistem yang akan dikembangkan tersebut menurut pandangan pemakai sistem. Sedangkan aktor bisa berupa orang, peralatan, atau sistem lain yang berinteraksi terhadap sistem yang akan dibangun.

Pada gambar tersebut menunjukkan interaksi antara use case dan aktor untuk sistem ATM. Pada contoh ini, Aktor Customer melakukan beberapa use case, antara lain: menarik uang, mendepositokan dana, mentransfer uang, mengecek saldo, membayar kredit, dan mengganti PIN. Use case  mengganti PIN dapat dijalankan oleh Customer dan Petugas Bank. Petugas Bank dapat menjalankan Use case mengganti PIN dalam kondisi khusus atau tentu saja atas permintaan Customer. Arah panah antara Use case membayar kredit ke Aktor: Sistem Kredit menunjukkan bahwa Aktor Sistem Kredit menerima informasi dari sistem ATM. Aktor Sistem Kredit berupa sistem lain yang berinteraksi dengan sistem ATM.
                Berbeda dengan diagram use case bisnis yang tidak mempedulikan apakah proses dilakukan secara manual atau otomatis  menggunakan perangkat lunak, pada diagram use case hanya fokus pada proses-proses yang dilakukan secara otomatis. Tidak ada keharusan terjadi pemetaan  satu ke satu antara use case bisnis dan use case. Satu use case bisnis mungkin memiliki 10 sampai dengan 30 use case. Jika satu aktivitas bisnis diotomatisasi, maka mungkin akan menjadi beberapa use case. Sebaliknya jika proses bisnis dibiarkan sebagai prosedur manual, maka use case bisnis tersebut tidak akan menjadi use case sama sekali.

Karakteristik :
– Use cases adalah interaksi atau dialog antara sistem dan actor, termasuk pertukaran pesan dan tindakan yang dilakukan oleh sistem.
– Use cases diprakarsai oleh actor dan mungkin melibatkan peran actor lain. Use cases harus menyediakan nilai minimal kepada satu actor.
– Use cases bisa memiliki perluasan yang mendefinisikan tindakan khusus dalam interaksi atau use case lain mungkin disisipkan.
– Use case class memiliki objek use case yang disebut skenario. Skenario menyatakan urutan pesan dan tindakan tunggal.

Komponen Pembentuk Use Case Diagram :


1. Actor
Pada dasarnya actor bukanlah bagian dari use case diagram, namun untuk dapat terciptanya suatu use case diagram diperlukan beberapa actor. Actor tersebut mempresentasikan seseorang atau sesuatu (seperti perangkat, sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem. Sebuah actor mungkin hanya memberikan informasi inputan pada sistem, hanya menerima informasi dari sistem atau keduanya menerima, dan memberi informasi pada sistem. Actor hanya berinteraksi dengan use case, tetapi tidak memiliki kontrol atas use case. Actor digambarkan dengan stick man . Actor dapat digambarkan secara secara umum atau spesifik, dimana untuk membedakannya kita dapat menggunakan relationship

2. Use Case
Use case adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun.

Cara menentukan Use Case dalam suatu sistem:
a. Pola perilaku perangkat lunak aplikasi.
b. Gambaran tugas dari sebuah actor.
c. Sistem atau “benda” yang memberikan sesuatu yang bernilai kepada actor.
d.   Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak (*bukan bagaimana cara mengerjakannya).

Relasi dalam Use Case
Ada beberapa relasi yang terdapat pada use case diagram:
1. Association, menghubungkan link antar element.
2. Generalization, disebut juga inheritance (pewarisan), sebuah elemen dapat merupakan spesialisasi dari elemen lainnya.
3. Dependency, sebuah element bergantung dalam beberapa cara ke element lainnya.
4. Aggregation, bentuk assosiation dimana sebuah elemen berisi elemen lainnya.
Tipe relasi/ stereotype yang mungkin terjadi pada use case diagram:
1. <<include>> , yaitu kelakuan yang harus terpenuhi agar sebuah event dapat terjadi, dimana pada kondisi ini sebuah use case adalah bagian dari use case lainnya.
2. <<extends>>, kelakuan yang hanya berjalan di bawah kondisi tertentu seperti menggerakkan alarm.
3. <<communicates>>, mungkin ditambahkan untuk asosiasi yang menunjukkan asosiasinya adalah communicates association . Ini merupakan pilihan selama asosiasi hanya tipe relationship yang dibolehkan antara actor dan use case.
 
 







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar